Kebun — January 9, 2020 at 7:03 am

Jarwo super bisa dongkrak panen padi hingga 14 ton per hektar

by

Badang Litbang Kementrian Pertanian Baru baru ini mempublikasikan hasil penelitianbudidaya padi dengan sistem jajar legowo super (jarwo super). Hasilnya cukup mengesankan karena metode ini bisa mendongkrak hasil panen tanaman padi hingga 14,4 ton per hektarnya, Penelitian ini dilakukan di Indramayu, dengan menggunakan beberapa jenis padi, jenis inpari HBD menunjukan hasil panen tertinggi yaitu 14,4 ton/hektar. Sedangkan jenis inpari 30 Ciherang sub-1 dan Inpari 33 masing-masing 13,9 dan 12,47 ton per hektarnya Meski budidaya itu masih dilakukan di lahan penelitian, tetapi dengan hasil yang didapat bisa diperkirakan produktivitas rata-rata metode jarwo super bisa menghasilkan 10ton per hektar. Jajar legowo legowo atau sering disebut jarwo merupakan metode menanam padi dengan merekayasa jarak tanam. Dalam budidaya padi biasanya hanya tanaman yang berada di tepi atau pinggir sawah yang menghasilkan panen lebih banyak, dengan sistem jarwo jarak penanaman padi dapat direkayasa seolah-olah semua tanaman berada di tepi sawah sehingga menghasilkan padi yang lebih banyak. Mengenal Jarwo Super Prinsip dari jarwo super dengan jarwo pada umumnya yaitu terdapat perbedaan pada kualitas benih atau bibit serta aspek aspek yang lainya, perbedaanya bisa dilihat pada paragraf dibawah ini Penggunaan bibit unggul. Harus menggunakan bibit unggulan Benih unggul yang telah di uji coba antara lain inpari HBD, 30 Ciherang Sub-1 dan Inpari 33. Penerapan biodekomposer. Biodekomposer berguna untuk mempercepat proses pengomposan jerami, sehingga tanah yang tadinya masih terdapat jerami menjadi layak untuk ditanam kembali Proses ini mempercepat yang sebelumnya 2bulan menjadi 1-2minggu Penggunaan pupuk hayati. Pupuk merupakan hal yang sangat diperhatikan untuk tanaman, penggunaan pupuk yang buruk dapat mempengaruhi kualitas tanaman, maka pupuk hayati diperlukan karena terdapat mikroorganisme hidup yang berfungsi penambat nitrogen dan meningkatkan kesuburan tanah. Pengendalian hama & penyakit tanaman terpadu. Menggunakan pestisida alami untuk
pencegahan hama dan penyakit tanaman, dan mengimbangi dengan pestisida sintetis Mekanisme pertanian. Menggunakan mesin pertanian seperti combine harvester untuk memanen, sehingga budidaya menjadi lebih efisien dan produktivitas pun meningkat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *