Hidroponik, Kebun — January 8, 2020 at 7:32 am

Berkenalan dengan Hidroponik

by

Di era modern ini sangat mudah untuk bercocok tanam, untuk bercocok tanam sekarang sudah tak memerlukan lahan luas lagi karena sudah populer dengan istilah hidroponik. Hidroponik menjadi solusi  karena urbanisasi yang kian merajalela sehingga luas tana menyempit. Dengan
pertambahnya populasi makan kita butuh lahan pertanian yang bertambah karena merupakan sumber utama penghasil bahan pangan. Karena itu hidroponik sangat cocok dengan kondisi masa sekarang ini dimana lahan sempit tetapi populasi kian naik sehingga kebutuhan akan sumber
makanan ikut naik juga.

Hidroponik menjadi solusi dimana metode ini sudah mulai banyak dilakukan oleh masyarakat untuk mengimbangi kebutuhan bahan pangan yang semakin bertambah sementara lahan pertanian yang semakin menyempit. Hidroponik adalah metode bercocok tanam dengan menggunakan media air sebagai jalur tumbuhan mendapatkan nutrisi sehingga tidak perlu menggunakan tanah lagi. Hidroponik ini sangat cocok untuk pemukiman sempit terutama di perkotaan yang memang areanya sudah sangat tertutup, berkebun di area perkotaan yang padat sering disebut dengan urban farming. Hidroponik memberikan efek menyegarkan apalagi di tengah kota yang panas dan penuh polusi, Selain memberikan efek hijau menyegarkan, kita bisa memetik hasilnya untuk di konsumsi sehari-hari tidak usah pergi ke toko sayuran terdekat maupun swalayan penyedia sayur lagi tentunya sayur hidroponik yang kita tanam sendiri lebih segar dan lebih sehat karena tidak menggunakan pestisida ataupun semacamnya.

Pengertian Hidroponik

Hidroponik (hydroponics) Merupakan metode bercocok tanam dengan menggunakan media air atau air menjadi unsur paling dominan sehingga tidak perlu menggunakan tanah lagi sebagai medianuya. Tanah adalah sumber daya alam utama selain matahari dan air, tanah juga merupakan salah satu faktor pendorong keberhasilan makhluk hidup dapat atau mampu hidup sampai sekarang ini. Pengertian Tanah adalah lapisan tipis kulit bumi yang terletak paling luar. Tanah terjadi karena hasil pelapukan atau erosi batuan induk (anorganik) yang bercampur dengan bahan organik. Secara awam dikenal sebagai “bercocok tanam tanpa tanah menggunakan air”. Awalnya para peneliti yang Mencoba air sebagai media tanam dengan tujuan uji coba bercocok tanam tanpa tanah. Uji coba tersebut ternyata berhasil. Setelah itu, media air diganti dengan media yang lebih praktis, efisien dan lebih produktif. Cara kedua ini lebih mendapat sambutan dibandingkan cara yang hanya menggunakan media air. Oleh karenanya, pada perkembangan selanjutnya, teknik itu disebut hidroponik. Metode ini kemudian dikembangkan secara komersial namun untuk sekarang ini teknik ini sudah dapat dipelajari secara bebas termasuk di website ini.

Sejarah Hidroponik

Dalam berbagai literatur, metodologi hidroponik telah dimulai ribuan tahun yang lalu. Ada taman gantung di Babilon dan taman terapung di Cina yang merupakan inspirasi dari Hidroponik. Di Mesir, India, dan Cina, juga ditemukan Metode yang serupa. Manusia purba sudah kerapmenggunakan larutan pupuk organik untuk memupuk semangka, mentimun, dan sayuran lainnyadalam bedengan pasir di tepi sungai. Cara bertanam seperti ini kemudian disebut river bed cuultivation.

Ketika para ahli menggunakan nutrien khusus untuk pengganti media tanam, disebutlah
nutri culture. Setelah itu, bermunculan istilah water culture, solution culture dan gravel bed culture

berdasarkan media tanam alternative yang digunakan tanpa menggunakan tanah. Terakhir pada tahun 1936 istilah hidroponik lahir, istilah ini diberikan untuk hasil dari Dr. WF. Gericke, seorang agronomis dari Universitas California, USA, berupa tanaman tomat setinggi 3 meter yang penuh buah dan ditanam dalam bak berisi mineral hasil uji cobanya.

Sejak saat itu, hidroponik digunakan untuk menyebut segala aktivitas bercocok tanam tanpa menggunakan tanah sebagai tempat tumbuhnya. Hidroponik tidak lagi Cuma ada di laboratorium, Sekarang Hidroponik menjadi teknik yang sederhana dan dapat diterapkan oleh siapa saja termasuk ibu rumah tangga maupun anak muda yang ingin belajar dirumah.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *