Umum — December 18, 2019 at 7:53 am

4 Metode Menyemai Benih Tanaman Hidroponik

by

Hidroponik adalah trobosan baru dalam dunia bercocok tanam dan banyak sekali peminatnya dan hidroponik sendiri memiliki banyak keunggulan untuk metode bercocok tanam. Dengan banyaknya keunggulan dari metode lain dan juga di gemari banyak orang, hidroponik memiliki beberapa cara dalam menyemai bibit dari tanaman itu sendiri seperti menyemai bibit hidroponik dengan media (rockwool, sekam bakar, pasir, dan kain flanel).

Pada tulisan kali ini saya akan membahas semua metode menyemai benih, dari myiampakan bahan dan menjelaskan tahap-tahap metode penyemaian benih atau bibit

  1. Menyemai bibit hidroponik menggunakan media rockwool

media rockwool sediri adalah media atau metode yang ramah lingkungan dengan berbahan dasar batu dengan proses pembakaran dengan suhu 1600 drajat C. Adapun alat dan bahan yang perlu disiapkan sebagai berikut:

  • pisau tajam atau gergaji
  • rockwool
  • benih tanaman
  • tusuk gigi
  • plastik
  • penampan atau tray semai

setelah semua bahan telah terkumpul atau disiapkan mari kita mulai langkah-langkahnya

  • pertama, potonglah rockwool dengan jumlah dan ukuran yang sudah disesuaikan.
  • Potong rockwool dengan ukuran atau diameter 2 x 2 m yang menyerupai dadu
  • Masukan rockwool yang telah dipotong ke dalam nampan atau tray semai
  • Basahi atau siram rockwool lalu tiriskan agar tidak terdapat genangan pada nampan yang terdapat rockwool
  • Beri lubang dengan kedalaman 1-2 cm menggunakan tusuk gigi, cukup satu lubang disetiap potongan agar hasilnya lebih efektif

2. menyemai bibit hidroponik menggunakan media sekam bakar

media sekam bakar merupakan media atau metode yang sangat populer di kalangan peteni hidroponik pada level hobi, namun kekurangan kekurangan dari media ini dalah kita sebagai petani harus bekerja dua kali setelah bibit tumbuh 4 daun, kita sebagai petani harus memindahkan bibit ke proses instalasi dengan sangat hati-hati. Berikut adalah bahan dan alat yang harus di siapkan

  • sekam bakar
  • baki atau nampan plastik
  • air yang bersih dengan pH netral
  • benih

setelah semua bahan telah terkumpul atau disiapkan mari kita mulai langkah-langkahnya

  • pertma kita harus menaburkan sekam bakar kedalam nampan plastik yang telah dis siapkan secara teratus dan merata dengan ketebalan 1 – 2 cm
  • tebar lah benih dengan jarak  ½ atau kita bisa membuat lubang terlebih dahulu agar lebih teratur
  • setelah tertabur dengan baik, tutup kembali benih dengan sekam bakar

3. Menyemai bibit hidroponik dengan media pasir

Menyemai dengan media pasir adalah metode yang cukup mudah dilakukan dan hasil dari menyemai dengan metode ini cukup lah bagus, karena media pasair atau pasir itu sendiri memiliki banyak pori-pori yang akan menghasilkan oksigen sehingga dapat membantu perangsang pertumbuhan benih. Berikut adalah bahan dan alat yang perlu kamu persiapkan

  • Pasir
  • Tray semai
  • Air
  • Benih
  • Plastik sebagai penutup tray semai

setelah semua bahan telah terkumpul atau disiapkan mari kita mulai langkah-langkahnya

  • Pertama kamu siapkan terlebih dahulu tray semai
  • Isi lubang tray semai dengan pasir yang sudah di basahi
  • Masukan lah benih pada masing-masing lubang tray semai
  • Setelah lubang tray semai terisi bibit, kamu bisa langsung siram bibit tersebut
  • Tutuplah tray semai menggunakan plastik lalau tunggu sampai tumbuh benih kecambah

4. Menyemai bibit hidroponik dengan media pasir kain flanel

Kain flanel yang sering digunakan untuk sumbu pada sistem DFT atau sistem wicksistem ternyata bisa di gunakan untuk media menyemai bibit tanaman. berikut adalah bahan dan alat yang akan kita gunakan

  • Kain flanel berukuran 30 x 30 cm
  • Air hangat
  • Wadah semai
  • Rockwool
  • Dan nampan plastik

Setelah semua bahan telah sisediakan mari kita mulai langkah-langkahnya

Catatan : perlu anda ketahui bahwa metode ini hanya digunakan pada tanaman berbiji keras dan lama berkecambah seperti, tomat, cabai dan sledri

  • Rendam lah benih terlebih dahulu menggunakan air hangat selma 30 m.

( hal ini tergantung dari tingkat kekerasan biji benih)

  • Tebarlah benih pada kain flanel yang telah dibasahi menggunakan air dingin tebar benih dibagian tengah
  • Kemmudian lipat bagian pinggir kain flanel
  • Simpan di tempat yang lembab dan jauh dari jangkauan sinar matahari
  • Ketika benih mulai berkecambah siapkan rockwool yang sudah dipotong membentuk dadu dengan ukuran 2 x2  cm  dan lubangi dengan kedalaman 1 cmmenggunakan tusuk gigi
  • Masukan benih yang sudah berkecambah kedalam lubang rockwool dan pastikan benih tidak terbalik
  • Setelah benih dipindahkan ke rockwool kenakan lah benih pada sinar matahari dan jaga kelembapan rockwool sampai benih berdaun sejati.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *